Jakarta (KABARIN) - Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique menilai laga melawan Liverpool di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 akan berlangsung seimbang tanpa adanya tim yang bisa disebut lebih diunggulkan.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Parc des Princes, Paris, pada Kamis dini hari waktu Indonesia Barat.
“Tidak ada favorit di tahap ini. Penting untuk fokus pada hal yang bisa kami kendalikan. Liverpool adalah tim dengan level sangat tinggi. Berpikir anda favorit justru bisa menjadi bumerang. Mustahil ada yang favorit di pertandingan seperti ini,” ujar Enrique dikutip dari laman resmi PSG, Rabu.
Pelatih asal Spanyol itu juga menilai Liverpool tetap menjadi lawan yang sangat berbahaya meski belakangan sempat menelan dua kekalahan beruntun dari Manchester City di Piala FA dengan skor 0-4 dan Brighton and Hove Albion di Liga Inggris dengan skor 1-2.
Menurutnya, performa buruk sesaat tidak bisa dijadikan patokan karena Liverpool tetap memiliki kualitas pemain dan pelatih yang mumpuni.
Enrique menekankan pentingnya PSG menguasai jalannya pertandingan agar bisa meredam permainan Mohamed Salah dan rekan rekannya.
Ia juga optimistis timnya mampu tampil maksimal di laga besar tersebut dan bersaing untuk tiket ke babak selanjutnya.
“Kami ingin lolos ke babak berikutnya. Itu tidak mudah, tetapi kami termotivasi. Kami ingin menikmati pertandingan di Parc (Parc des Princes-red),” kata Enrique.
Pertemuan ini juga menjadi duel beruntun kedua tim di fase gugur Liga Champions setelah musim 2024/2025. Saat itu, PSG berhasil menyingkirkan Liverpool lewat adu penalti dengan skor 4-1 setelah agregat imbang 1-1.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026